PENGARUH RISK TOLERANCE, OVERCONFIDENCE DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA KOMUNITAS STUDI PASAR MODAL DI UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

Detail Cantuman

Skripsi

PENGARUH RISK TOLERANCE, OVERCONFIDENCE DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI PADA KOMUNITAS STUDI PASAR MODAL DI UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

XML

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh risk tolerance, overconfidence, dan
literasi keuangan pada keputusan investasi komunitas studi pasar modal di
Universitas Methodist Indonesia. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif
dengan data primer. Populasi mencakup seluruh mahasiswa Universitas Methodist
Indonesia yang menjadi anggota Komunitas Studi Pasar Modal. Pengambilan
sampel dilakukan secara purposive dengan 50 responden yang sesuai kriteria.
Pengolahan data menggunakan statistik deskriptif melalui SPSS versi 26. Temuan
uji t menunjukkan risk tolerance memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap
keputusan investasi, sedangkan overconfidence dan literasi keuangan memberikan
pengaruh positif dan signifikan. Uji F memperlihatkan bahwa ketiga variabel Risk
tolerance, overconfidence dan literasi keuangan secara bersama-sama berpengaruh
signifikan pada keputusan investasi. Kontribusi variabel bebas mencapai 52,9%
dalam menjelaskan variabel terikat, dengan 47,1% lainnya dijelaskan oleh faktor
eksternal penelitian.
Kata Kunci: Risk Tolerance, Overconfidence, Literasi Keuangan Dan Keputusan
Investasi.


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
OCTAVIA NADEAK - Personal Name
Student ID
221420111
Dosen Pembimbing
Mitha Cristina Ginting, S.E., M.Si. - - Dosen Pembimbing 1
Farida Sagala, S.E., M.Si. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
62201
Edisi
Published
Departement
Akuntansi
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail