HUBUNGAN ANTARA STRES DAN POLA MAKAN DENGAN INSIDENSI DISPEPSIA FUNGSIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

Detail Cantuman

Skripsi

HUBUNGAN ANTARA STRES DAN POLA MAKAN DENGAN INSIDENSI DISPEPSIA FUNGSIONAL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS METHODIST INDONESIA

XML

ABSTRAK
Latar Belakang : Dispepsia menggambarkan keluhan atau kumpulan gejala (sindroma) yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa penuh, sendawa, makanan yang dikeluarkan Kembali ke mulut akibat gerakan peristaltic (regurgitasi) , dan rasa panas yang menjalar di dada. Dispepsia fungsional merupakan kelompok dispesia yang tidak ditemukannya gangguan struktur maupun patologi biokimia setelah dilakukan pemeriksaan penunjang seperti endoskopi, radiologi, dan pemeriksaan laboratorium. Di kota Medan prevalensi dispepsia sekitar 9.6%. Di dalam lingkup universitas hal yang paling sering dialami oleh mahasiswa antara lain yaitu stres. Hal itu terjadi karena banyaknya tuntutan pembelajaran yang harus di hadapi, misalnya tugas-tugas, ujian, praktikum, dan lain sebagainya. Penyelesaian dalam tugas-tugas kuliah yang diberikan dosen, pencapaian prestasi akademik yang rendah, serta tekanan dalam menghadapi banyaknya ujian dan masalah kesehatan. Terkadang tekanan dari kehidupan akademik, baik melalui aspek internal maupun eksternal dapat melampaui batas kemampuan mahasiswa. Seseorang dengan pola makan yang tidak teratur akan mempengaruhi proses kerja lambung. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman misalnya makanan pedas atau asam, minum teh atau kopi dan minuman berkarbonasi lainnya dapat meningkatkan resiko munculnya sindroma dispepsia.
Tujuan : Untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat stres dan pola makan dengan insidensi dispesia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Penelitian ini dilakukn di Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 78 orang.
Hasil : Dari hasil penelitian terdapat hubungan bermakna antara stress dan pola makan dengan insidensi Dispepsia Fungsional, dengan nilai P = 0.000 (P > 0.05).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara stress dan pola makan dengan insidensi dispepsia Fungsional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Methodist Indonesia.
Kata Kunci : Dispepsia, Stres, Pola Makan, Mahasiswa.


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
LETISYA FERONIKA JORIS - Personal Name
Student ID
2212108007
Dosen Pembimbing
dr. Surjadi Rimbun, M.Biomed - - Dosen Pembimbing 1
dr. Ronald T.H. Tambunan, MKT - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
11201
Edisi
Published
Departement
Pendidikan Dokter
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
217 CDS/2025
Copyright
Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail