EFEK KOMBINASI EKSTRAK AIR DAUN MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) DAN DAUN SIRIH CINA (PEPEROMIA PELLUCIDA L. KUNTH,) TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2

Detail Cantuman

Skripsi

EFEK KOMBINASI EKSTRAK AIR DAUN MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) DAN DAUN SIRIH CINA (PEPEROMIA PELLUCIDA L. KUNTH,) TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN HISTOPATOLOGI GINJAL TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NORVEGICUS) MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2

XML

ABSTRAK

Efek Kombinasi Ekstrak Air Daun Mangga (Mangifera Indica L.) Dan Daun Sirih Cina (Peperomia Pellucida (L.) Kunth) Terhadap Kadar Gula Darah Dan Histopatologi Ginjal Tikus Putih Jantan (Rattus Norvegicus) Diabetes Mellitus Tipe 2.
Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit kronis yang berbahaya yang ditandai dengan hiperglikemia dan intoleransi glukosa yang terjadi akibat kelenjar pankreas yang tidak dapat memproduksi insulin secara adekuat atau dapat dikarenakan tubuh yang tidak dapat menggunakan produksi insulin secara efektif sehingga meningkatkan Kadar gula darah (KGD). Indonesia menempati posisi ke lima di dunia jumlah DM terbanyak dan akan terus meningkat. Obat anti diabetik (OAD) yang tersedia saat ini cukup beragam namun masing-masing mempunyai efek samping Oleh karena itu, untuk menemukan OAD dengan efek samping minimal, murah dan eco-friendly. Salah satu jenis tumbuhan yang diyakini memiliki khasiat antidiabetes adalah daun mangga (Mangifera Indica L.) dan daun sirih cina(Peperomia pellucida L. Kunth).
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh ekstrak air daun mangga dan daun sirih cina terhadap gambaran histopatologi ginjal pada tikus putih jantan model DMT2 .
Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian pretest-posttest only controlled group design, menggunakan tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif, kelompok yang diberikan kombinasi ekstrak air daun mangga dan daun sirih cina dengan dosis masing-masing ekstrak daun 100 mg/kgBB, 150 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB.
Hasil : Pemberian kombinasi ekstrak air daun mangga dan daun sirih cina memiliki aktifitas antidiabetes dengan terdapatnya penurunan KGD dan perubahan terhadap histopatologi ginjal tikus Dm tipe 2. Dosis yang paling efektif yaitu ekstrak air daun mangga pada dosis 200 mg/kgBB dan daun sirih cina dosis 200 mg lebih baik dalam menurunkan kadar gula darah dibandingkan dengan kelompok lainnya.
Kesimpulan : : Pemberian kombinasi ekstrak air daun mangga (200 mg/kgBB) dan daun sirih cina (200 mg/kgBB) dapat menurunkan KGD tetapi belum dapat memperbaiki kerusakan yang terjadi di ginjal.

Kata Kunci : Histopatologi Ginjal, Daun mangga, Daun Sirih Cina, Diabetes Mellitus, Gula Darah.


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
ESTHER GRACIELA HARIANJA - Personal Name
Student ID
220210012
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
11201
Edisi
Published
Departement
Kedokteran
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
8.959 S / 2025
Copyright
Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail