ANALISIS KLASIFIKASI RISIKO STUNTING DI PUSKESMAS SIPAHUTAR BERDASARKAN FAKTOR SOSIAL-EKONOMI MENGGUNAKAN METODE KNEAREST NEIGHBOR

Detail Cantuman

Text

ANALISIS KLASIFIKASI RISIKO STUNTING DI PUSKESMAS SIPAHUTAR BERDASARKAN FAKTOR SOSIAL-EKONOMI MENGGUNAKAN METODE KNEAREST NEIGHBOR

XML

ABSTRAK

Stunting adalah permasalahan gizi jangka panjang yang dapat mengganggu
pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, sehingga perlu dilakukan
upaya deteksi dini yang efektif untuk mendukung penanganannya. Studi ini
bertujuan untuk menerapkan metode K-Nearest Neighbor dalam
mengklasifikasikan risiko stunting pada anak balita di Puskesmas Sipahutar dan
menganalisis hubungan faktor sosial-ekonomi keluarga dengan kejadian stunting.
Data yang digunakan mencakup 2.117 data balita, terdiri dari 450 data stunting dan
1.667 data tidak stunting. Variabel yang diterapkan dalam proses klasifikasi
mencakup jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan usia, sedangkan faktor
sosial-ekonomi dianalisis secara terpisah dengan menggunakan SPSS. Pengolahan
data melalui tahapan preprocessing, transformasi data, pemisahan data latih dan
data uji dengan rasio 80:20, serta pengujian model K-Nearest Neighbor
menggunakan nilai k = 3, 5, dan 7. Penilaian model dilakukan dengan
memanfaatkan confusion matrix, akurasi, precision, recall, dan F1-score. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa model K-Nearest Neighbor dapat diterapkan untuk
klasifikasi risiko stunting, dengan tingkat akurasi mencapai 85,85% pada k = 3,
86,79% pada k = 5, dan 87,03% pada k = 7. Nilai precision tertinggi dicapai pada
k = 7 dengan persentase 87,23%, sementara recall dan F1-score tertinggi dicapai
pada k = 3 dengan nilai masing-masing sebesar 53,33% dan 61,54%. Hasil analisis
Chi-Square mengindikasikan bahwa pendidikan ibu, pendidikan ayah, pekerjaan
ibu, pekerjaan ayah, penghasilan keluarga, dan jumlah anak memiliki keterkaitan
yang signifikan dengan terjadinya stunting, sementara status tempat tinggal tidak
menunjukkan keterkaitan yang signifikan. Dengan cara demikian, metode KNearest Neighbor bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk klasifikasi risiko
stunting, sedangkan faktor sosial-ekonomi terbukti berkontribusi dalam memahami
fenomena stunting pada anak balita
Kata kunci: stunting, K-Nearest Neighbor, klasifikasi, faktor sosial-ekonomi, ChiSquare


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
Dianro Manna Pardede - Personal Name
Student ID
222510007
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
55201
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail