Text
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN JAHE MERAH MENJADI SERBUK SARI JAHE MERAH DAN PEMASARANNYA (Studi Kasus : Usaha KYTa, Jln. Dwikora No 29 Medan Perjuangan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara)
XMLABSTRAK
TITIN VALENTINA LBN TOBING (220320032), dengan judul “Strategi
Pengembangan Usaha Pengolahan Jahe Merah Menjadi Serbuk Sari Jahe Merah
Dan Pemasarannya” (Studi Kasus : Usaha KYTa, Jln. Dwikora No 29 Medan
Perjuangan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara) Yang dibimbing oleh KENAL P.
HUTAPEA, sebagai ketua komisi pembimbing dan ADITIA ERICK C. SIMATUPANG,
sebagai anggota komisi pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis faktor-faktor internal
kekuatan dan kelemahan dan eksternal peluang dan ancaman yang mempengaruhi
strategi pengembangan usaha pengolahan jahe merah di daerah penelitian, Untuk
menganalisis alternatif strategi pengembangan yang perlu dilakukan dalam upaya
pengembangan usaha pengolahan jahe merah di daerah penelitian, Untuk
mengetahui fungsi pemasaran produk serbuk sari jahe merah di daerah penelitian,
Untuk mengetahui perbedan efisiensi saluran pemasaran produk serbuk sari jahe
merah Untuk menganalisis besarnya biaya pemasaran, marjin pemasaran,
distribusi marjin, share margin, Produsen share serta rasio keuntungan ditingkat
produsen lembaga pemasaran Serbuk sari jahe merah di daerah penelitian, Untuk
menganalisis bagaimana efisiensi pemasaran serbuk sari jahe merah di daerah
penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Urutan alternatif strategi SWOT
menyatakan bahwa Strenght-Opportunity (SO) menghasilkan bobot tertinggi yaitu
6,45. Diagram analisis SWOT berada pada kuadran 1 (satu) yaitu mendukung
strategi agresif yang artinya bahwa perusahaan berada pada situasi yang sangat
menguntungkan. Saluran I biaya pemasaran yang dikeluarkan produsen sebesar
Rp. 3.212,47, dengan harga jual produk sebesar Rp. 50.000/Kotak. Pada saluran II
keuntungan sebesar Rp. 24.590,07 dengan biaya pemasaran Rp. 7.507,42 , margin
pemasaran Rp.28.571,43 dari harga jual Rp. 67.142,85, distribusi margin terhadap
keuntungan sebesar 86,06% dan biaya sebesar 13,93% share harga jual
Distributor/Reseller 57,44%. Pada saluran III, yaitu ibu Dina Sembiring
keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.12.911,1, biaya pemasaran Rp.2.088,9,
margin pemasaran Rp.15.000 dari harga jual Rp.50.000 Distribusi Margin
terhadap keuntungan 86,07 % dan biaya sebesar 13,92%, share harga jual ibu
Dina Sembiring 70%,. Keuntungan yang diperoleh Berastagi Supermarket sebesar
Rp.14.933,33, biaya pemasaran Rp.66,67, margin pemasaran Rp.15.000 dari
harga jual Rp.65.000, Distribusi margin terhadap keuntungan 99,55%, dan biaya
sebesar 0,44%, dan share harga jual Berastagi Supermarket 76,92%. Pada saluran
IV, keuntungan yang diperoleh sebesar Rp.257.645,6, biaya pemasaran sebesar
Rp.2.354,4, margin pemasaran Rp. 260.000 dari Rp.300.000, distribusi margin
terhadap keuntungan sebesar 99,09%, dan biaya sebesar 0,90% share harga jual
sebesar 13,33%.
Kata Kunci: Usaha KYTa, Strategi Pengembangan, Analisis SWOT, Saluran
Pemasaran, Biaya Pemasaran, Distribusi Pemasaran, Efisiensi Pemasaran.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi (S1)
|
|---|---|
| Penulis |
TITIN VALENTINA LBN TOBING - Personal Name
|
| Student ID |
220320032
|
| Dosen Pembimbing |
Ir. Kenal P. Hutapea, SE., MM - - Dosen Pembimbing 1
Aditia Erick Cantona Simatupang, SP., MP - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Agribisnis
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Universitas Methodist Indonesia : Medan., 2026 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia
|
| Doi |







