Text
“Analisis Pendapatan Dan Pemasaran Pupuk NPK Mutiara Di PT. Meroke Tetap Jaya, Kota Medan”.
XMLABSTRAK
REYNALDI ADRIAN GINTING (221320026) dengan judul skripsi
“Analisis Pendapatan Dan Pemasaran Pupuk NPK Mutiara Di PT. Meroke
Tetap Jaya, Kota Medan”. Penelitian ini dibimbing oleh MANAOR BISMAR P.
NABABAN sebagai ketua komisi pembimbing dan ADITIA ERICK C.
SIMATUPANG sebagai anggota komisi pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan pemasaran pada
pupuk NPK Mutiara secara konvensional dan digital. Metode penentuan daerah
penelitian adalah dengan purposive (sengaja). Metode penentuan sampel adalah
dengan metode purposive (sengaja). Pengumpulan data adalah dengan metode
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji kuantitatif dengan menghitung
persentase pendapatan yang lebih tinggi dan rendah, analisis share pendapatan, uji
paired sample t-test dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian: (1)
Pendapatan penjualan pupuk NPK Mutiara secara konvensional lebih tinggi sebesar
19,05% dari pendapatan penjualan digital. (2) Nilai share pendapatan penjualan
konvensional sebesar 54,35%, nilai share pendapatan penjualan digital 45,65%. (3)
Terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan pada penjualan konvensional dan
digital pupuk NPK Mutiara. (4) Nilai kelayakan R/C penjualan konvensional
sebesar 1,041, R/C penjualan digital sebesar 1,035, nilai kelayakan B/C penjualan
konvensional sebesar 0,041, B/C penjualan digital 0,035, maka penjualan
konvensional lebih layak diusahakan. (5) Tidak terdapat perbedaan jumlah saluran
pemasaran antara pemasaran konvensional dan digital. (6) Fungsi pemasaran
tingkat produsen pada saluran pemasaran konvensional dan digital memiliki
persamaan di tingkat produsen dan berbeda di lembaga agen dan toko pupuk pada
saluran pemasaran digital. (7) Saluran pemasaran I konvensional biaya pemasaran
sebesar Rp 7.237,08, harga jual Rp 700.000/goni, sedangkan pada saluran I
pemasaran digital biaya pemasaran sebesar Rp 146.791,78, keuntungan sebesar Rp
14.539,71. (8) Efisiensi pemasaran lebih efisien secara konvensional dengan nilai
efisiensi adalah 1,03 % dibandingkan nilai efisiensi pemasaran digital sebesar
17,37%.
Kata Kunci: Digital, Konvensional, Pemasaran, Pendapatan, Pupuk NPK Mutiara
Detail Information
| Item Type |
Skripsi (S1)
|
|---|---|
| Penulis |
REYNALDI ADRIAN GINTING - Personal Name
|
| Student ID |
221320026
|
| Dosen Pembimbing |
Manaor Binsar Nababan, SP., M.Si - - Dosen Pembimbing 1
Aditia Erick Cantona Simatupang, SP., MP - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Medi Lilis Wenny Br. Nainggolan, SP,MP - - Penguji 1
Dr. Ir. Ragnar Octavianus Sitorus, MM - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Agribisnis
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Universitas Methodist Indonesia : Medan., 2026 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia
|
| Doi |







