STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA ORGANIK (Studi Kasus : Desa Panombean, Kecamatan Panamobean Panei, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara)

Detail Cantuman

Text

STRATEGI PENGEMBANGAN TANAMAN HORTIKULTURA ORGANIK (Studi Kasus : Desa Panombean, Kecamatan Panamobean Panei, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara)

XML

ABSTRAK

ABSTRAK AMDO MAYSAW SARAGIH (221320044), dengan judul “Strategi
Pengembangan Tanaman Hortikultura Organik” (Studi Kasus : Desa
Panombean,Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, Provinsi
Sumatera Utara) Yang dibimbing oleh RAGNAR OCTAVIANUS SITORUS,
sebagai ketua komisi pembimbing DONNY IVAN SIMATUPANG sebagai
anggota komisi pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal kekuatan
dan kelemahan serta eksternal peluang dan ancaman yang mempengaruhi strategi
pengembangan tanaman hortikultura organik di daerah penelitian,Untuk
menganalisis alternatif strategi pengembangan yang perlu dilakukan dalam upaya
usaha tanaman hortikultura organik daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian
ini dilakukan secara puposive atau secara sengaja yaitu di Desa,Kecamatan
Panombeian Panei, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.Penentuan
Sampel dalam penelitian ini dilakukan secara Puposive Sampling dengan Jumlah
25 sampel. Metode analisis data yang dilakukan mengguanakan deskriptif
kualitatif dan menggunakan diagram analisis SWOT serta matriks SWOT.
Berdasarkan hasil penelitian faktor kekuatan yaitu Mengembangkan program
pelatihan pelatihan yang di sediakan oleh Desa dapat meningkatkan keterampilan
masyarakat atau petani tanaman hortikultura organik. Petani tanaman hortikultura
organik dapat berinovasi dalam menciptakan produk yang ada peluang untuk
diversifikasi produk atau layanan yang ditawarkan oleh petani tanaman
hortikultura organik, terdapat potensi pasar baru yang dapat dimanfaatkan oleh
tanaman hortikultura organik dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam
pengelolaan tanaman hortikultura organik, dapat meningkatkan rasa memiliki dan
tanggung jawab petani tanaman hortikultura organik, dapat berinovasi dalam
menciptakan produk yang dan petani tanaman hortikultura organik dapat
berinovasi dalam menciptakan produk yang baik untuk masyarakat. Berdasarkan
diagram analisis SWOT diketahui bahwa kedudukan perusahaan berada pada
kuadran 1 mendukung strategi agresif. Berdasarkan urutan alternatif strategi
SWOT,bahwa strategi Strength – Opportunity (SO) menghasilkan bobot tertinggi.
Kata Kunci :Tanaman Hortikultura Organik, Strategi Pengembangan dan Analisis
SWOT.


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
AMDO MAYSAW SARAGIH - Personal Name
Student ID
221320044
Dosen Pembimbing
Dr. Ir. Ragnar Octavianus Sitorus, MM - - Dosen Pembimbing 1
Donny Ivan Simatupang, SP.,M.Agb - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
54201
Edisi
Published
Departement
Agribisnis
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail