STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KENTANG (Studi kasus: Desa Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun)

Detail Cantuman

Text

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KENTANG (Studi kasus: Desa Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun)

XML

ABSTRAK

PAULINA BR SIAGIAN (218320079) dengan judul“Strategi
Pengembangan Agribisnis Kentang(Studi Kasus : Desa Purba Sipinggan,
Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun)”. Penelitian ini dibimbing oleh JONES
SIMATUPANG sebagai Ketua komisi pembimbing dan DONNY IVAN
SIMATUPANGsebagai Anggota komisi pembimbing.
Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui faktor internal dan eksternal
yang dihadapi dan dimiliki oleh agribisnis kentang di Desa Purba Sipinggan,
Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun (2) merumuskan strategi pengembangan
agribisnis kentang di Desa Purba Sipinggan, Kecamatan Purba, Kabupaten
Simalungun.Penentuan daerah penelitian dilakukan secara “purposive” atau secara
sengaja yaitu di Desa Purba Sipinggan, Kecamatan Purba. Penentuan sampel
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simple random
samplingdengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Metode analisis data yang
dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat faktor-faktor internal yang mempengaruh pengembangan agribisnis
kentang di daerah penelitian yaitu : (1) kekuatan yang terdiri dari : Petani sudah
memiliki banyak pengalaman membudidayakan kentang, tingkat produktivitas
tanaman kentang, kesuburan lahan dan irigasi, penanganan pasca panen, tenaga
kerja dari dalam keluarga dan harga pada tingkat petani, sedangkan (2) kelemahan
yang terdiri dari: modal, lokasi panen kentang yang mudah diakses pedagang
pengempul, metode budidaya kentang, produk yang dihasilkan masih berupa bahan
baku. Terdapat faktor-faktor eksternal yang mempengaruh pengembangan
usahatani kentang di daerah penelitian yaitu : (1) peluang yang terdiri dari : loyalitas
pembelian kentang oleh pedagang pengepul, tingkat permintaan kentang,
tersedianya tenaga penyuluhan dan pemasaran yang mudah (2) ancaman terdiri dari
: Petani lain meningkatkan penjualan kepada pedagang langganan dan serangan
hama/penyakit tanaman kentang. Berdasarkan hasil perhitungan diagram analisis
SWOT, menunjukkan bahwa pengembangan usahatani kentang di daerah penelitian
berada pada kuadran I dimana pada posisi ini sebuah usaha memiliki posisi yang
kuat dan berpeluang untuk berkembang. Strategi pengembangan agribisnis kentang
di daerah penelitian yaitu (1) meningkatkan loyalitas pembelian dengan hasil
produksi yang maksimal karena petani yang sudah memiliki banyak pengalaman
bertani kentang, (2) terus meningkatkan permintaan kentang karena produktivitas
kentang juga terus meningkat didukung dengan lahan yang subur serta penanganan
pasca panen yang tepat dan (3) harga ditingkat petani yang menjanjikan mebantu
meningkatkan pemasaran kentang.
Kata Kunci : Kentang, Strategi Pengembangan, Analisis SWOT


Detail Information

Item Type
Skripsi (S1)
Penulis
Paulina Br Siagian - Personal Name
Student ID
218320079
Dosen Pembimbing
Ir. Jones T. Simatupang, M.Si - - Dosen Pembimbing 1
Donny Ivan Simatupang, SP.,M.Agb - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
54201
Edisi
Published
Departement
Agribisnis
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Methodist Indonesia : Medan.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail