Text
PEMASARAN BAWANG MERAH (Studi Kasus : Desa Nagalingga, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara )
XMLABSTRAK
JOSE MATHIAS A BRAHMANA (220320044) dengan judul skripsi “Pemasaran
Bawang Merah (Studi Kasus:Desa Nagalingga,Kecamatan Merek,Kabupaten
Karo,Provinsi Sumatera Utara)” Penelitian ini dibimbing oleh BERTON E.L
TOBING DAN ADITIA E.C SIMATUPANG sebagai anggota pembimbing.
Untuk mengetahui saluran pemasaran bawang merah di daerah penelitian.
2. Untuk mengetahui fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan
pedagang perantara dalam pemasaran produksi bawang merah di daerah penelitian.
3. Untuk mengetahui besarnya komponen biaya pemasaran,marjin pemasaran,
distribusi marjin pemasaran untuk biaya dan keuntungan.4.Untuk mengetahui efisien
atau tidaknya saluran pemasaran bawang merah di daerah penelitian. Adapun
metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja) di Desa
Nagalingga,Kecamatan Merek, Kabupaten.Fungsi pemasaran yang dilakukan setiap
lembaga dalam saluran pemasaran adalah fungsi pertukaran, fungsifisik, dan fungsi
fasilitas.Pada saluran II Pedagang Besar melakukan fungsi pertukaran yaitu
pembelian dan penjualan, serta fungsi fisik yaitu penyimpanan Bawang Merah.Pada
Saluran III Pengecer melakukan fungsi fasillitas yaitu mengenai tingkat fluktuasi
harga Bawang Merah terhadap konsumenn.Pada Saluran Pemasaran I,keuntungan
sebesar Rp.19,220 /Kg dengan biaya pemasaran Rp. 10.780,00/Kg , margin
pemasaran Rp. 30.000/Kg dari Harga jual Rp. 35.000/Kg. Distribusi margin terhadap
keuntungan sebesar 1,47% dan biaya sebesar 18,29% , share harga jual produsen
sebesar 62,85%.pedagang pengumpul 62% , share harga jual pedagang besar
68,57%,dan share harga jual pedagang pengecer 82,85%. Saluran pemasaran II
keuntungan sebesar Rp. 3.744,47/Kg dengan biaya pemasaranRp. 12.256/Kg.Margin
pemasaran Rp.16.000/Kg dari harga jual Rp.35.000/Kg.Distribusi margin pemasaran
terhadap biaya 7,66% dan margin pemasaran terhadap keuntungan sebesar
34,29%,share harga untuk produsen sebesar 40%.pedagangbesar sebesar 68%, dan
share harga jual untuk pedagang pengecer sebesar 85%. Saluran pemasaran III
keuntungan sebesar Rp. 34,856/Kg dengan biaya pemasaran
Rp.144,2033/Kg.Margin pemasaran Rp.5.000/Kg dari harga jual Rp.35.000/Kg.
Distribusi margin pemasaran terhadap biaya 2,88% dan margin pemasaran terhadap
keuntungan sebesar 28,8%,share harga untuk produsen sebesar 40% .share harga jual
untuk pedagang pengecer sebesar 85,71%. 4. Pada saluran I,memiliki nilai efisien
pemasaran yaitu sebesar 30,80% ,pada saluran II memiliki nilai efisien yaitusebesar
3,50% dan Pada saluran III memiliki nilai efesien yaitu sebsar 41,20Hal ini
menunjukkan bahwa ketiga saluran efisien untuk dilakukan karena EP50%.
Kata Kunci:Biaya Pemasaran,Distribusi Margin,Efesiensi Pemasaran,Ratio
Keuntungan dan Saluran Pemasaran
Detail Information
| Item Type |
Skripsi (S1)
|
|---|---|
| Penulis |
JOSE MATHIAS A BRAHMANA - Personal Name
|
| Student ID |
220320044
|
| Dosen Pembimbing |
Ir. Berton E. L. Tobing, M.Si - - Dosen Pembimbing 1
Aditia Erick Cantona Simatupang, SP., MP - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
Agribisnis
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Universitas Methodist Indonesia : Medan., 2026 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Fakultas Pertanian Universitas Methodist Indonesia
|
| Doi |







